Swara Network
Tiga orang Pelaku Saat Diamankan Petugas

Seludupkan Sabu Tiga Warga Diringkus Polres Gorontalo Kota

SWARA NETWORK | Gorontalo – Diduga terlibat melakukan penyeludupan narkorba, tiga warga berinisial ZB (27), JE (28), dan TO (26) diamankan Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota.

Kasus ini terungkap berawal dari informasi adanya pengiriman paket di sebuah mobil rental yang dikemudikan ZB (27) di Jalan HB Jassin, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo pada Minggu 19 Agustus 2020 lalu.

Dikutip dari Saat diperiksa paket yang berisi pakaian itu ternyata ditemukan narkotika jenis sabu, Modus pelaku dengan cara menyelipkan ke dalam lipatan resleting celana yang sudah di gunting. Dari hasil uji laboratorium, paket yang dikemas dalam plastik kip itupun mengandung Methapetamine atau narkotika sabu.

“Jadi, si ZB ini, hasil pemeriksaan ditemukan narkoba jenis sabu seberat 0.23575 gram yang diisi dalam plastik kip di dalam paket tersebut,” Ungkap Wakapolres Gorontalo Kota, Boby Rahman dalam konferensi pers, Selasa (05/08).

Dari hasil penyelidikan petugas mendapatkan informasi dari ZB (27), dan segera bergerak menuju kediaman JE (28) yang merupakan pemilik paket yang berada di Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah.

BACA JUGA : Tim Pandawa Polres Gorontalo Ringkus Pencuri HP yang Kabur dari Penjara

Dari Tersangka JE (28) Polisi pun menyita sebuah handphone dan ATM yang dipergunakan sebagai alat bertransaksi narkoba.

Di hari yang sama, berdasarkan keterangan JE, polisi juga berhasil menangkap TO yang saat itu berada di desa Nopi Kecamatan Baolan, Toli-toli (Sulteng). Dari tangan TO, polisi menyita sabu seberat 1.974 gram yang dikemas dalam plastik kip.

Ketiga tersangka ini dijerat dengan pasal berbeda. Untuk ZB dijerat dengan pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) Undang undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Sementara, JE dan TO disangkakan dengan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang undang No 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana hukuman penjara paling lama 20 Tahun.

(REDAKSI SWARA)

Berita Lainnya