Swara Network
Ilustrasi

Tak Memiliki Buku Nikah Bisa Berpengaruh Pada Masa Depan Anak

SWARA NETWORK | Tim Penggerak PKK Kabupaten Pohuwato himbau kepada seluruh masyarakat segera melakukan pengurusan buku nikah. Karena pengaruh tak memiliki buku nikah sangat besar. Salah satunnya pengaruh pada anak yang akan memasuki jenjang pendidikan.

Seperti yang dikutip pada PROSESNEWS.ID, bahwa Ketua TP.PKK Pohuwato, Jeanette Kilapong menjelaskan, pengurusan buku nikah wajib dilakukan, baik itu yang masih hidup bersama, maupun yang sudah pisah (pisah hidup, maupun pisah mati).

“Karena ketidakadaan dari buku nikah ini besar pengaruhnya kepada keluarga itu sendiri, terutama pengurusan administrasi kependudukan,” ungkap Jeanette saat meninjaua Posko pencatatan isbat nikah, dispensasi nikah, dan perceraian (gugat cerai) khusus perempuan, di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Kamis (12/11/2020).

“Bahkan parahnya lagi, bagi anak-anak yang mau masuk di jenjang pendidikan. Olehnya, sangat diharapkan agar seluruh yang belum memiliki buku nikah, untuk segera mendaftar, karena status perkawinan ini, menjadi kendala di dalam mendapatkan buku nikah,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II TP. PKK Pohuwato, Rusmiyati Pakaya menambahkan, bahwa pihaknya memiliki peran dalam membantu, mempermudah, menyosialisasikan dengan harapan bahwa semua masyarakat pohuwato, benar-benar tercatat dan memiliki administrasi kependudukan yang rapi.

Lanjutnya, segala yang menjadi persyaratan, atau berbagai bentuk intervensi pemerintah ke masyarakat, itu syaratnya memiliki kartu keluarga (KK).

“Ya, kartu keluarga itu akan diperoleh ketika mereka punya buku nikah. Sehingga akar permasalahan ini adalah buku nikah, maka ini yang akan kami selesaikan,” tuturnya.

Tambahnya, sejak dibuka pada Senin hingga Selasa kemarin, ada 23 orang pendaftar, sampai dengan hari ini (Rabu). Dan 23 orang ini, tidak ada masalah dan akan langsung di isbat.

“Tercatat di Desa bulangita, itu ada sekitar 132 KK yang tidak memiliki kejelasan status pernikahan karena tidak memiliki buku nikah,” ungkapnya.

(SWARA/PROSESNEWS)

Berita Lainnya